Public Training

Upcoming Events

  • No events in this category
  • tanggapan pada “Public Training

    • Mohon maaf, klarifikasi apabila saya yang salah.
      Mau bertanya, untuk materi mengenai manajemen dan analisa data tidak sesuai dengan konten yang ada di materi tsb, dan tanggal slidenya pun keliru. Mohon untuk diperbaiki dan repost ulang.
      Terima Kasih

    • Saya ingin belajar mengenai pengelolaan klinik kesehatan. Pelatihan apa kah yang tersedia di irihm nyang sesuai dengan klinik kesehatan?

      • Mohon maaf dr Ilvi karena baru merespon. Selama semester II 2017 beberapa kegiatan sangat menyita waktu kami. Pada prinsipnya Klinik Kesehatan juga memerlukan topik-topik manajemen operasi yang sangat dibutuhkan bagi tiap organisasi, misalnya mulai dari antrian, perbaikan proses bisnis, persediaan, peningkatan mutu secara berkelanjutan, mengelola dan analisis data, Lean thinking, dsb.
        Insya Allah dalam waktu dekat kami akan sampaikan kegiatan selama tahun 2018 ini.

    • …so …mgkn ada banyak fenomena yg blm terexpose …bahwa justru “dg bermutu” sebetulnya biaya menjadi terkendali …
      Inovasi dlm pengembangan “mutu proses” berdampak di “efisensi biaya”

    • .. persis ….sejak ada istilah KMKB sy jg sering bertanya tanya apa ukurannya … bentuk dan formulanya … bila suatu faskes “bisa dikatakan” sdh melaksanakan KMKB ..?? Walaupun indikator2 mutu kinerja RS sdh banyak, jg indikator kinerja keuangan … tapi bagaimana menghubungkan keduanya, sehingga menjadi satu ukuran KMKB.

    • Betul ibu eti, kalau lihat referensi, proses yang bermutu (world class) kira-kira kisaran biaya kualitasnya (COPQ – Cost of Poor Quality) kurang dari 10% dari sales. Sedangkan yang masih buruk, bisa sampai 30-40% dari sales. Jadi sebenarnya memperbaiki mutu bisa sekaligus mengurangi biaya. Sekali mendayung, 2-3 pulau terlampaui.

    • Mengenai satu ukuran untuk KMKB saya tidak berani mengatakan harus begitu. Ukurannya boleh saja masing-masing, tetapi metodanya pada prinsipnya sama. Apalagi jika proses yang dievaluasi mutu dan biayanya adalah proses yang sama.

    • Apologi-nya, memulangkan pasien bukan karena overbudget tapi strategi mengalihkan risiko (dengan merujuk ke rumah sakit PPK-3) atau membuat claim perawatan baru

    • Informasi yg bs diperoleh dari data tsb.:
      (1) waktu pelayanan rekam medik:
      *Pd peta kendali-nya akan terlihat rata2 waktu pelayanan dan batas atas/bwh kendali, titik wkt-wkt (pkl brp sj.) utk menemukan adanya sebab spesial, ….dst …bisa diukur kapabilitas prosesnya
      (2) jumlah pasien yg datang ke poliklinik per hari, dan pola antrian di loket pendaftaran … diperlukan untuk menghitung jumlah loket yg optimal
      (3) jumlah pasien di tiap klinik (poli) per hari dan pola antriannya…
      (4) Bila diketahui waktu pelayanan dokter di tiap klinik (mulai periksa pasien dan rata2 lama pemeriksaan) maka bisa diukur “waktu tunggu”…. sehingga bisa dihitung perkiraan pasien akan dilayani dokter…

      Pertanyaan:
      Pd kolom E: apakah data yg ekstrim out of control (dan yg kosong) :
      * Dibuang (??) ..saat kita mbuat peta kendali
      *Tapi tetap mjd catatan khusus utk mencari sebab spesial di titik2 tsb.
      Terimakasiiiiiih.

    • Wah banyak juga ya bu eti:
      1. ya bisa diperoleh
      2. ya betul
      3. sama ngga dengan no 2 bu eti?
      4. memang waktu pelayanan dokter tidak diketahui dalam data ini.

      jadi menurut bu eti setidaknya 2 informasi (laporan) yang bisa diambil dari data tersebut. bagaimana yang lain?

      • Betul mas capungmerah, oleh karena itu bagi kita yang berada di sisi server (yang melayani) perlu sekali melakukan analisis dan upaya untuk mengurangi antrian dan tumpukan pekerjaan itu… semangat!!!

    • Selamat Malam

      Mohon Informasinya bila Kegiatan Pelatihan ini di lakukan kembali di tahun 2019

      SALAM SAYA’
      DR,ADE ADRA S

    • Luar biasa saya setuju pendpt bahwa bermutu akan berkorelasi langsung dg pengendalian biaya, tapi hrs juga Standar pelayanan direviu terus menerus.. krn Std yg tdk trrkontrol justru bisa menjadi tidak bermutu, kita ingat praktik yg tdk bermoral yaitu supply induced demand dimana Std pelayanan bisa saja berlebihan dan menimbulkan Hi Cost.