{"id":245,"date":"2016-07-28T10:23:38","date_gmt":"2016-07-28T03:23:38","guid":{"rendered":"http:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/?p=245"},"modified":"2018-06-30T06:39:48","modified_gmt":"2018-06-29T23:39:48","slug":"waktu-tunggu-antri-rawat-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/","title":{"rendered":"Waktu Tunggu Rawat Jalan 60 menit, Bisa?"},"content":{"rendered":"<div class=\"seriesmeta\">This entry is part 3 of 5 in the series <a href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/series\/manajemen-antrian\/\" class=\"series-69\" title=\"Manajemen Antrian\">Manajemen Antrian<\/a><\/div><p><img data-attachment-id=\"246\" data-permalink=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/o-doctor-waiting-room-facebook-400x200\/#main\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200.jpg?fit=400%2C200&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"400,200\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;Getty Images\\\/Fuse&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;Sitting in the Waiting Room&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;78754131&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400&#215;200\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"&lt;p&gt;Sitting in the Waiting Room&lt;\/p&gt;\n\" data-medium-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200.jpg?fit=300%2C150&amp;ssl=1\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200.jpg?fit=400%2C200&amp;ssl=1\" loading=\"lazy\" class=\"alignleft wp-image-246 size-medium\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200-300x150.jpg?resize=300%2C150\" alt=\"manajemen antrian rumah sakit\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200.jpg?resize=400%2C200&amp;ssl=1 400w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" data-recalc-dims=\"1\" \/>Posting <a href=\"http:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/13\/manajemen-antrian-di-rumah-sakit\/\">sebelumnya<\/a> terkait manajemen antrian rumah sakit, kita sudah membahas isu tentang panjangnya antrian. Kali ini kita melihat sisi lain dari panjang antrian yaitu lamanya waktu antri atau waktu tunggu rawat jalan. Tidak semua orang memiliki kesabaran menunggu yang banyak. Ada yang memang karena sibuk maka tidak ingin membuang waktunya untuk antri. Ada juga yang merasa bagaimana pun menunggu dalam antrian tidak memberikan nilai tambah kecuali rasa kesal. Tentu saja ada banyak orang yang rela menunggu karena tidak ada pilihan lain. Namun ada satu hal yang pasti, setiap orang memiliki batas waktu yang dianggapnya wajar untuk menunggu (<em>acceptable waiting time &#8211; AWT<\/em>). Jika antrian akan membuatnya menunggu lebih lama dari batas waktu tersebut, orang akan pergi meninggalkan antrian, yang berarti meninggalkan jasa yang ingin diperolehnya. Hal ini berarti faskes telah gagal memenuhi keinginan pasiennya. Apa yang harus dilakukan?<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p>Menurut Kepmenkes No. 129 Tahun 2008 tentang standar pelayanan minimal, waktu tunggu rawat jalan adalah maksimum 60 menit. Ini adalah standar yang ditetapkan pemerintah bagi rumah sakit agar tidak membuat pasiennya menunggu lebih lama dari 60 menit sejak pasien mendaftar hingga dilayani oleh dokter. Kenyataannya, rumah sakit pun memiliki data aktual berapa rata-rata waktu tunggu pasien rawat jalannya. Bisa jadi kurang 60 menit, bisa juga jauh melebihi 60 menit. Anda pasti dapat merasakannya berdasarkan pengalaman anda berkunjung ke rumah sakit. Membandingkan waktu tunggu aktual dan standar sudah cukup baik. Apalagi jika waktu tunggu aktual di rumah sakit sudah lebih rendah dari standar yang ditetapkan pemerintah. Tapi apa cukup sampai di situ?\u00a0Idealnya AWT pasiennya diketahui pihak rumah sakit. Dari sanalah rumah sakit dapat merancang bagaimana proses pelayanannya sehingga AWT tercapai. Boleh jadi standar waktu tunggu yang 60 menit masih terlalu jauh bagi pasien karena AWT-nya ternyata 30 menit.<\/p>\n<p>Bagaimana dengan data dan pengukurannya?<\/p>\n<ul>\n<li>Rata-rata waktu tunggu aktual dapat diestimasi berdasarkan teori antrian. Jika laju kedatangan lebih kecil dari laju pelayanan, di dalam teori antrian, rata-rata lama waktu tunggu diukur dengan Wq. Rumusnya pun sudah jelas dan dapat ditemukan dengan mudah template perhitungannya dalam excel. Namun jika sebaliknya, rata-rata waktu tunggu harus dihitung dengan analisis proses.<\/li>\n<li>Di samping lewat teori antrian, rata-rata waktu tunggu dapat dihitung secara langsung berdasarkan data lapangan. Di dalam Kepmenkes No. 129 di atas, dinyatakan bahwa pengukurannya dilakukan lewat survey dengan pengumpulan data tiap bulan. Tampaknya asumsi yang digunakan adalah di rumah sakit belum memiliki sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) sehingga data pergerakan pasien dari sejak mendaftar sampai dilayani dokter tidak terekam oleh sistem. Jika memang demikian, pihak rumah sakit harus mengeluarkan upaya yang cukup besar untuk melakukan survey ini, terutama jika rumah sakit tersebut memberikan jenis layanan yang banyak. Dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, rasanya bukan sesuatu yang sulit menerapkan sistem pendataan terkomputerisasi sehingga data untuk menghitung rata-rata waktu tunggu tidak perlu dikumpulkan lewat survey (random sampling), tetapi langsung terekam lewat sistem untuk seluruh pasien yang dilayani rumah sakit.<\/li>\n<li>Penetapan AWT dapat dilakukan lewat survey secara khusus ataupun dikaitkan dengan survey lain yang sudah ada di rumah sakit agar lebih efisien, misalnya survey kepuasan pasien.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Bagaimana dengan rumah sakit anda? berapa AWT di rumah sakit anda? berapa rata-rata waktu tunggu pasien anda?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Share this:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-245\" class=\"share-twitter sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Click to share on Twitter\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to share on Twitter (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-245\" class=\"share-facebook sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Click to share on Facebook\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to share on Facebook (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-linkedin\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-linkedin-245\" class=\"share-linkedin sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=linkedin\" target=\"_blank\" title=\"Click to share on LinkedIn\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to share on LinkedIn (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-pinterest\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-pinterest-245\" class=\"share-pinterest sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=pinterest\" target=\"_blank\" title=\"Click to share on Pinterest\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to share on Pinterest (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-tumblr\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"\" class=\"share-tumblr sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=tumblr\" target=\"_blank\" title=\"Click to share on Tumblr\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to share on Tumblr (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-email\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"\" class=\"share-email sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=email\" target=\"_blank\" title=\"Click to email this to a friend\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to email this to a friend (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-print\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"\" class=\"share-print sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/\" target=\"_blank\" title=\"Click to print\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to print (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"seriesmeta\">This entry is part 3 of 5 in the series <a href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/series\/manajemen-antrian\/\" class=\"series-69\" title=\"Manajemen Antrian\">Manajemen Antrian<\/a><\/div><p>Posting sebelumnya terkait manajemen antrian rumah sakit, kita sudah membahas isu tentang panjangnya antrian. Kali ini kita melihat sisi lain dari panjang antrian yaitu lamanya waktu antri atau waktu tunggu rawat jalan. Tidak semua orang memiliki kesabaran menunggu yang banyak. Ada yang memang karena sibuk maka tidak ingin membuang waktunya untuk antri. Ada juga yang<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/\" class=\"more-link themebutton\">Read More<\/a><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Share this:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-245\" class=\"share-twitter sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Click to share on Twitter\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to share on Twitter (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-245\" class=\"share-facebook sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Click to share on Facebook\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to share on Facebook (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-linkedin\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-linkedin-245\" class=\"share-linkedin sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=linkedin\" target=\"_blank\" title=\"Click to share on LinkedIn\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to share on LinkedIn (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-pinterest\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-pinterest-245\" class=\"share-pinterest sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=pinterest\" target=\"_blank\" title=\"Click to share on Pinterest\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to share on Pinterest (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-tumblr\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"\" class=\"share-tumblr sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=tumblr\" target=\"_blank\" title=\"Click to share on Tumblr\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to share on Tumblr (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-email\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"\" class=\"share-email sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/?share=email\" target=\"_blank\" title=\"Click to email this to a friend\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to email this to a friend (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-print\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"\" class=\"share-print sd-button share-icon no-text\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/\" target=\"_blank\" title=\"Click to print\"><span><\/span><span class=\"sharing-screen-reader-text\">Click to print (Opens in new window)<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[32],"tags":[78,77,79],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>manajemen antrian rumah sakit, mampukah Waktu Tunggu Rawat 60 menit?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Waktu Tunggu Pasien, waktu tunggu antrian, waktu tunggu rawat jalan, rumah sakit, klinik, puskesmas, Pelatihan Manajemen Antrian rumah sakit\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"manajemen antrian rumah sakit, mampukah Waktu Tunggu Rawat 60 menit?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Waktu Tunggu Pasien, waktu tunggu antrian, waktu tunggu rawat jalan, rumah sakit, klinik, puskesmas, Pelatihan Manajemen Antrian rumah sakit\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Indonesian Research Institute for Healthcare Management\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/irihm\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-07-28T03:23:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-06-29T23:39:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200-300x150.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@irihm\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@irihm\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"irihm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#organization\",\"name\":\"Indonesian research institute for healthcare management\",\"url\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/irihm\/\",\"https:\/\/twitter.com\/irihm\"],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#logo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/cropped-4.-IRIHM-2-25percent.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/cropped-4.-IRIHM-2-25percent.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Indonesian research institute for healthcare management\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#logo\"}},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/\",\"name\":\"Indonesian Research Institute for Healthcare Management\",\"description\":\"For Better Healthcare Services\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"http:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200-300x150.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200-300x150.jpg\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/\",\"name\":\"manajemen antrian rumah sakit, mampukah Waktu Tunggu Rawat 60 menit?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-07-28T03:23:38+00:00\",\"dateModified\":\"2018-06-29T23:39:48+00:00\",\"description\":\"Waktu Tunggu Pasien, waktu tunggu antrian, waktu tunggu rawat jalan, rumah sakit, klinik, puskesmas, Pelatihan Manajemen Antrian rumah sakit\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Waktu Tunggu Rawat Jalan 60 menit, Bisa?\"}]},{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#webpage\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#\/schema\/person\/b73395c74763b635879328b04cfb33d5\"},\"headline\":\"Waktu Tunggu Rawat Jalan 60 menit, Bisa?\",\"datePublished\":\"2016-07-28T03:23:38+00:00\",\"dateModified\":\"2018-06-29T23:39:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#webpage\"},\"wordCount\":514,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200-300x150.jpg\",\"keywords\":[\"acceptable waiting time\",\"rata-rata waktu tunggu\",\"waktu tunggu rawat jalan\"],\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#\/schema\/person\/b73395c74763b635879328b04cfb33d5\",\"name\":\"irihm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e27c9138a79acd9ed813926198fbe?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e27c9138a79acd9ed813926198fbe?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"irihm\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/twitter.com\/irihm\"],\"url\":\"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/author\/irihm\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"manajemen antrian rumah sakit, mampukah Waktu Tunggu Rawat 60 menit?","description":"Waktu Tunggu Pasien, waktu tunggu antrian, waktu tunggu rawat jalan, rumah sakit, klinik, puskesmas, Pelatihan Manajemen Antrian rumah sakit","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"manajemen antrian rumah sakit, mampukah Waktu Tunggu Rawat 60 menit?","og_description":"Waktu Tunggu Pasien, waktu tunggu antrian, waktu tunggu rawat jalan, rumah sakit, klinik, puskesmas, Pelatihan Manajemen Antrian rumah sakit","og_url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/","og_site_name":"Indonesian Research Institute for Healthcare Management","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/irihm\/","article_published_time":"2016-07-28T03:23:38+00:00","article_modified_time":"2018-06-29T23:39:48+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200-300x150.jpg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@irihm","twitter_site":"@irihm","twitter_misc":{"Written by":"irihm","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#organization","name":"Indonesian research institute for healthcare management","url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/","sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/irihm\/","https:\/\/twitter.com\/irihm"],"logo":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#logo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/cropped-4.-IRIHM-2-25percent.png","contentUrl":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/cropped-4.-IRIHM-2-25percent.png","width":512,"height":512,"caption":"Indonesian research institute for healthcare management"},"image":{"@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#logo"}},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/","name":"Indonesian Research Institute for Healthcare Management","description":"For Better Healthcare Services","publisher":{"@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"http:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200-300x150.jpg","contentUrl":"http:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200-300x150.jpg"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#webpage","url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/","name":"manajemen antrian rumah sakit, mampukah Waktu Tunggu Rawat 60 menit?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#primaryimage"},"datePublished":"2016-07-28T03:23:38+00:00","dateModified":"2018-06-29T23:39:48+00:00","description":"Waktu Tunggu Pasien, waktu tunggu antrian, waktu tunggu rawat jalan, rumah sakit, klinik, puskesmas, Pelatihan Manajemen Antrian rumah sakit","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Waktu Tunggu Rawat Jalan 60 menit, Bisa?"}]},{"@type":"Article","@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#webpage"},"author":{"@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#\/schema\/person\/b73395c74763b635879328b04cfb33d5"},"headline":"Waktu Tunggu Rawat Jalan 60 menit, Bisa?","datePublished":"2016-07-28T03:23:38+00:00","dateModified":"2018-06-29T23:39:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#webpage"},"wordCount":514,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/o-DOCTOR-WAITING-ROOM-facebook-400x200-300x150.jpg","keywords":["acceptable waiting time","rata-rata waktu tunggu","waktu tunggu rawat jalan"],"articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/28\/waktu-tunggu-antri-rawat-jalan\/#respond"]}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#\/schema\/person\/b73395c74763b635879328b04cfb33d5","name":"irihm","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e27c9138a79acd9ed813926198fbe?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/601e27c9138a79acd9ed813926198fbe?s=96&d=mm&r=g","caption":"irihm"},"sameAs":["https:\/\/twitter.com\/irihm"],"url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/author\/irihm\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p7rubP-3X","jetpack-related-posts":[{"id":557,"url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2018\/07\/19\/waktu-tunggu-pasien-rawat-jalan\/","url_meta":{"origin":245,"position":0},"title":"Antrian dan Penumpukan","date":"July 19, 2018","format":false,"excerpt":"Sebelum menganalisis waktu tunggu pasien, dalam manajemen antrian di mana pun akan ditemui 1 dari 2 kondisi berikut: laju kedatangan pasien (pelanggan) lebih kecil dari laju pelayanan (kasus antrian) atau sebaliknya laju kedatangan melebihi laju pelayanan (kasus penumpukan). Sebenarnya istilah antrian dan penumpukan ini baru muncul barusan ketika mencari judul\u2026","rel":"","context":"In &quot;Artikel&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":541,"url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2018\/07\/18\/manajemen-antrian-di-rumah-sakit\/","url_meta":{"origin":245,"position":1},"title":"Dampak Registrasi via SMS\/online pada Waktu Tunggu","date":"July 18, 2018","format":false,"excerpt":"Beberapa rumah sakit atau fasyankes lainnya sudah mengumandangkan cara yang lebih keren ketika melakukan pendaftaran rawat jalan. kalau dulu pasien atau keluarganya harus datang untuk melakukan registrasi, konon katanya dengan sms atau aplikasi android kita tidak perlu datang lagi. Cukup mendaftar dari rumah. Pertanyaannya mengapa fasyankes yang sudah menggunakan cara\u2026","rel":"","context":"In &quot;Artikel&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":239,"url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/13\/manajemen-antrian-di-faskes\/","url_meta":{"origin":245,"position":2},"title":"Manajemen antrian: Berapa Luas Ruang Tunggu?","date":"July 13, 2016","format":false,"excerpt":"Salah satu isu kritikal dalam manajemen antrian di faskes adalah seringkali dijumpai luas ruang tunggu jauh lebih kecil dari jumlah pasien yang berkunjung, lebih spesifiknya pasien yang antri. Bahkan pernah saya lihat jumlah kursi yang disediakan di poli spesialis sangat terbatas, menunjukkan demikianlah ruang yang disediakan untuk menunggu layanan dokter.\u2026","rel":"","context":"In &quot;Artikel&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":634,"url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2018\/10\/10\/konsep-mutu\/","url_meta":{"origin":245,"position":3},"title":"Kendali Mutu = Bandingkan dengan Standar?","date":"October 10, 2018","format":false,"excerpt":"Baru-baru ini kami belajar sesuatu dari kolega dari penyedia fasilitas pelayanan kesehatan, apa itu? Mutu adalah tingkat pemenuhan terhadap standar. Sekilas tidak ada yang aneh dengan definisi tersebut, bahkan memang begitulah definisinya dalam kebanyakan referensi. Namun aplikasi dari pandangan semacam ini perlu dicermati karena ada kecenderungan cepat berpuas diri bagi\u2026","rel":"","context":"In &quot;Artikel&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/konsep-cacat.png?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":234,"url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2016\/07\/11\/manajemen-antrian-di-rumah-sakit-2\/","url_meta":{"origin":245,"position":4},"title":"Antrian di Faskes: Bisakah dikelola?","date":"July 11, 2016","format":false,"excerpt":"Melirik pada manajemen antrian di rumah sakit, pernahkah melihat atau mengalami situasi seperti di gambar berikut ini? Tidak susah rasanya menemukannya bukan? Pasien (dan keluarga) jelas rugi karena waktu terbuang di tengah kemungkinan tertular penyakit yang diidap pasien lain. Faskes pun rugi karena suasana yang ramai dan penuh sesak akan\u2026","rel":"","context":"In &quot;Artikel&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/irihm.sbm.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Sebaiknya-BPJS-Buka-Kantor-Perwakilan-di-Kecamatan-300x200.jpg?resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":444,"url":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/2018\/04\/05\/banyak-informasi-dari-kemampuan-pengolahan-dan-analisis-data\/","url_meta":{"origin":245,"position":5},"title":"Banyak Informasi dari Kemampuan Pengolahan dan Analisis Data","date":"April 5, 2018","format":false,"excerpt":"Terima kasih ada 1 respon terhadap postingan sebelumnya mengenai pertanyaan informasi apa yang dapat diekstrak dari set data yang disampaikan. Apakah benar 2 atau 4 informasi yang dapat diperoleh? Ya benar, jawabannya lebih dari itu, bahkan lebih dari 10 jenis informasi dalam berbagai format (tabel maupun grafik). Terlepas bahwa set\u2026","rel":"","context":"In &quot;Artikel&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/245"}],"collection":[{"href":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=245"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/245\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":531,"href":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/245\/revisions\/531"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=245"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=245"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/irihm.sbm.itb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=245"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}